Abstrak
Biji pinang dikenal mengandung senyawa antioksidan sehingga
berpotensi sebagai antikanker. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari
efek penghambatan ekstrak etanolik biji pinang (EP) terhadap pertumbuhan
sel kanker payudara, MCF-7. Standardisasi ekstrak etanolik biji buah Areca
catechu (EP) dilakukan sesuai standar BPOM. Ekstraksi serbuk biji buah
Areca catechu dilakukan dengan menggunakan etanol 96%. Pengamatan
sitotoksik untuk mendapatkan nilai IC50 dan penghambatan proliferasi sel
(menggunakan uji doubling time) dilakukan dengan menggunakan metode
MTT. Pengamatan dan pemeriksaan apoptosis dilakukan dengan pengecatan
akridin oranye-etidium bromida (double staining). Hasilnya menunjukkan
bahwa perlakuan ekstrak etanolik biji buah Areca catechu (25-100 µg/mL)
selama 48 jam menghambat pertumbuhan sel sebesar 13-84% (IC50 77
µg/mL), sedangkan perlakuan arekolin (10-500 µg/mL) menghasilkan
penghambatan pertumbuhan sel sebesar 8-73% (IC50 180 µg/mL). Ekstrak
tersebut juga mampu menurunkan proliferasi sel serta memacu apoptosis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanolik biji buah Areca
catechu (EP) memiliki efek antiproliferatif dengan menghambat pertumbuhan
dan memacu apoptosis.
Kata kunci: MCF-7, Areca catechu, antiproliferatif